artwel

sejenak melupakan STOP KORUPSI dan SUAP Di Indonesia, Nampaknya lagu garuda Di dadaku mulai terdengar hingga merasuk dalam hati, siapa yang tak kenal lagu ini, pun untuk semua penggemar bola, saya sendiri yang mendengarkan terasa berdebar-debar merasakan semangatnya, berikut lirik lagunya

ayo putra bangsa
harumkan negeri ini
jadikan kita bangga indonesia

jayalah negaraku tanah air tercinta
indonesia raya
jayalah negaraku tanah air tercinta
indonesia raya

garuda di dadaku
garuda kebanggaanku
ku yakin hari ini pasti menang

kobarkan semangatmu
tunjukkan kreatifitasmu
ku yakin hari ini pasti menang

jika hanya di baca akan terasa sama saja, namun setelah mendengar lagunya, semuanya akan terasa menyenangkan. mulai sekarang setidaknya Indonesia tak terkenal dengan aksi Korupsinya, melainkan prestasi yang semakin di banggakan banyak kalangan, banyak orang dan semoga akan di banyak negara pula, buktinya pacar pemain sepak bola Irfan Bachdim saja ikut meneriakkan Garuda di dadaku, chayo.. Indonesia, semangat dan terus berjuang.

meskipun saya tidak melihat secara langsung pertandingan itu, namun saya sering mengintip di google hihihi, soal kontes seo STOP KORUPSI dan SUAP Di Indonesia

STOP KORUPSI dan SUAP di Indonesia!, Korupsi sepertinya akan menjadi seorang momok yang akan terus menghantui setiap gerak anak manusia yang punya kedudukan di atas sana. orang yang kurang kuat iman dan sering menyepelekan tentang sebuah tanggung jawab, itu juga akan menjerumuskan seseorang dalam lembah korupsi, siapa yang rugi..?

para pejabat yang tak punya Iman yang kuat dan mudah tergoda oleh gelimangan harta yang menjadi tanggung jawabnya untuk mengurus bukan menikmati akan jadi sebuah petimbangan yang susah untuk di berhentikan. Korupsi seperti makanan setiap hari, gak korupsi gak enak, mungkin bisa saja seseorang berfikir hingga se-extrem itu, lalu seperti apa jika semua pejagbat negara ini melakukan korupsi. kenapa mereka gak coba duduk lalu menulis sebuah Puisi Cinta saja dari pada duduk di kursi kepercayaan rakyat lalu mereka menghancurkannya.

Read the rest of this entry »

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!